Hitungan Ampere ke Watt

Hitungan ampere ke watt. Di artikel sebelumnya dengan judul rumus daya listrik yang telah kita bahas sebelumnya. Terdapat tiga rumus watt untuk tegangan input yang berbeda di antaranya adalah rumus watt dc, watt ac 1 phase dan watt ac 3 phase. Ketiga rumus watt ini akan kita gunakan untuk membahas soal konversi ampere ke watt. Berikut di bawah ini rumus-rumus watt yang akan kita gunakan:

Rumus watt DC

Ada bisa melihat rumus watt dc sebagai berikut di bawah ini, rumus ini nanti kita gunakan untuk melakukan hitungan ampere ke watt:

P=V x I

P=I2 x R

Di mana pada parameter rumus watt DC adalah

I= arus dalam Ampere (A)

R= tahanan/impedansi dalam Ohm (Ω)

V=tegangan dalam volt (V)

P=daya dalam watt (W)

 

Rumus watt AC 1 phasa

Rumus watt ac 1 phasa ini kita gunakan untuk analisa soal yang berkaitan dengan beban listrik AC 1 phase, berikut rumusnya untuk melakukan hitungan ampere ke watt:

P=V x I x Cos φ

P=I2 x R x Cos φ

Berikut parameter pada rumus AC 1 phase di atas adalah

I=arus phase AC dalam Ampere (A)

R=tahanan/impedansi beban dalam Ohm (Ω)

V=tegangan phase AC dalam volt (V)

P=daya AC 1 phase dalam watt (W)

Cos φ=faktor daya dengan nilai di antara 0-1

φ=sudut phasa yang bernilai antara 0-90o

 

Rumus watt ac 3 phase

Rumus watt AC 3 phase adalah rumus untuk melakukan hitungan ampere ke watt AC 3 phase yang bisa anda lihat di bawah ini.

P =3 x Vph x Iph x Cos φ

P =3 x Iph2 x R x Cos φ

P=√3 x VL x IL x Cos φ

P=√3 x IL2 x R x Cos φ

Berikut adalah variabel satuan daya yang digunakan pada rumus AC 3 phase adalah:

Iph=arus phasa dalam Ampere (A)

IL=arus line dalam Ampere (A)

R= impedansi/tahanan dalam Ohm (Ω)

Vph=tegangan phasa dalam volt (V)

VL=tegangan line dalam volt (V)

P=daya listrik 3 phase dalam watt (W)

Cos φ=faktor daya nilainya berada antara 0-1

φ=sudut phasa nilainya antara 0-90o

Berikut di bawah ini adalah contoh soal dan bahasan bagaimana cara hitungan ampere ke watt.

50 ampere berapa watt

Kita mulai dengan bahasan, 50 Ampere berapa watt ? Pada rumus watt yang sudah menjadi ketetapan kita akan mulai dengan menyelesaikan contoh soal dengan bermacam variasi tegangan input di bawah ini bagaimana menjawab pertanyaan 50 ampere ke watt. 

Tegangan DC

Contoh:

  • Pak Muas sedang menguji rangkaian listrik dc dengan tegangan masukkan V=52 V dengan besar arus adalah 50 ampere, cari daya dc?

Maka

P = V x I = 52 V x 50 A = 2600 Watt

Jadi menurut perhitungan daya rangkaian tersebut adalah 2600 watt

  • Kelompok praktikum pada laboratorium pendidikan sedang melakukan pengujian alat ukur watt dc dengan  mengukur R = 153 Ohm dengan memberi arus listrik 50 ampere, Hitunglah besar dayanya?

Maka

P = I2 x R = 502 x 153 Ohm = 382500 Watt

Besar watt dc yang terhitung dari rangkaian tersebut adalah 382500 watt

Tegangan AC 1 Phase

  • Nashori ingin menggunakan kulkas di rumahnya, kulkas tersebut memiliki spek 50A, dan tegangan kerja V=225 V AC, jika Cos φ=0,50. Cobalah hitung dayanya!

Maka

P=V x I x Cos φ

P=225 x 50A x 0,50=5625 Watt

Daya kulkas tersebut adalah 5625 watt

  • Malik merangkai sebuah motor 1 phase dengan arus 50A dan impedansi lilitannya adalah 250 Ohm dan Cos φ=0,50. Carilah besar daya motor tersebut dengan rumus watt

Maka:

P=I2 x R x Cos φ=502 x 250 x 0,50=312500 Watt

Jadi Motor tersebut dayanya adalah  312500 watt

Tegangan AC 3 Phase

  • Sebuah motor listrik 3 phase pada pabrik pengolahan logam bekerja dengan hubungan bintang, teraliri listrik 50A apabila tegangan phasanya adalah 235V dan Cos φ=0,51 berapakah watt kah dayanya?

Jawab:

P=3 x Vph x Iph x Cos φ=3 x 235 x 50 x 0,51 = 17977,5 watt

Jadi daya motornya adalah  17977,5 watt

 

30 ampere berapa watt

Berikutnya adalah membahas 30 Ampere berapa watt. Kita akan menggunakan rumus watt untuk menyelesaikan contoh soal 30 ampere ke watt di bawah ini.

Tegangan DC

Contoh:

  • Di sebuah laboratorium rangkaian listrik sedang melakukan pengukuran pada rangkaian dc, rangkaian tersebut terpasang tegangan V=36V dan jika arus yang terukur adalah 30A. berapa daya dc?

Maka

P = V x I = 36 V x 30 A = 1080 Watt

Jadi daya rangkaian tersebut adalah 1080 watt

  • Menurut hasil pengukuran pada rangkaian dc, terukur tahanan 136 Ohm dan arus 30 ampere, berapakah dayanya?

Maka

P = I2 x R = 302 x 136 Ohm = 122400 Watt

Jadi daya rangkaian dc tersebut adalah 122400 watt

Tegangan AC

  • Seorang siswa mencoba untuk membuat kompor listrik dan mengujinya dengan memberi  tegangan V = 226 V AC dan setelah melakukan pengukuran terdapat arus 30A, jika Cos φ = 0,63 . Maka hitunglah dayanya!

Maka

P = V x I x Cos φ

P = 226 x 30 A x 0,63 = 4271,4 Watt

Maka daya kompor tersebut adalah 4271,4 watt

  • Pada kegiatan pengujian motor listrik terukur arus 30A serta tahanan 30 Ohm dan Cos φ = 0,73

Maka:

P = I2 x R x Cos φ = 302 x 30 x 0,73 = 19710 Watt

  • Jika data dari pengujian rutin motor 3 phasa adalah sebagai berikut 30 Ampere jika tegangan phasa adalah 223V dan Cos φ = 0,67 berapakah watt kah dayanya?

Jawab:

Pada hubungan bintang berlaku IL=Iph

P = 3 x Vph x Iph x Cos φ = 3 x 223 x 30 x 0,67 = 13446,9 watt

Jadi dari watt motor tersebut adalah 13446,9 watt

40 ampere berapa watt

Pada pembahasan lanjutan kita akan membahas soal tentang 30 Ampere berapa watt? Berikut ini contoh soal dan jawaban untuk melengkapi pemahaman anda bagaimana menggunakan rumus watt untuk menentukan 40 ampere ke watt

Tegangan DC

Contoh:

  •  Pada data berikut V=34V dan arus 40 ampere, hitunglah daya dc?

Maka

P = V x I = 34V x 40A = 1360 Watt

Jadi daya untuk data tersebut adalah 1360 watt

  • Dari hasil pengukuran terdapat R=126 Ohm dan arus 40A. hitunglah daya listrik dc alat tersebut?

Jawab

P = I2 x R = 402 x 126 Ohm = 201600 Watt

Daya yang terhitung dari hasil pengukuran adalah 201600 watt

Tegangan AC

  • Pada modul praktikum terdapat data 40A dan V = 214 V AC dan Cos φ = 0,54, tentukanlah dayanya!

Maka

P = V x I x Cos φ

P = 214 x 40A x 0,54 = 4622,4 Watt

Hasil dari perhitungan daya modul tersebut adalah 4622,4 watt

  • Pada pengujian motor tanpa beban terdapat data 40A dan impedansi 145 Ohm dan Cos φ = 0,84

Maka:

P = I2 x R x Cos φ = 402 x 145 x 0,84 = 194880 Watt

  • Jika start motor 3 phase dengan hubungan bintang terukur arus 40 Ampere, dan tegangan phasa adalah 224 V dan Cos φ = 0,85 berapakah watt kah dayanya?

Jawab:

Pada hubungan bintang berlaku IL=Iph

P = 3 x Vph x Iph x Cos φ = 3 x 224 x 40A x 0,85 = 22848 watt

 

160 ampere berapa watt

Lanjut dengan pembahasan 160 Ampere berapa watt? Kita mulai dengan soal dan pembahasan yang berkaitan dengan 160 ampere ke watt.

Tegangan DC

Contoh:

  • Di modul terdapat data V=230V DC dan arus 160A, Hitunglah dayanya?

Maka

P = V x I = 230 V x 160 A = 36800 Watt

Jadi daya dari data tersebut adalah 36800 watt

  • Pada pengukuran rangkaian dc terdapat impedansi 160 Ohm dan arus 160 ampere DC, coba hitung dayanya?

Maka

P = I2 x R = 1602 x 160 Ohm = 4.096.000 Watt = 4,096 MWatt

Daya rangkaian yang terhitung adalah 4,096 MWatt

Tegangan AC

  • Pada pengukuran overhoul motor listrik terukur arus 160 Ampere, pada tegangan kerja V = 220 V AC dan Cos φ = 0,716. Berapakah dayanya!

Maka

P = V x I x Cos φ

P = 220 x 160 A x 0,716 = 25203,2 Watt

Daya kulkas adalah 25203,2 watt

  • Jika data motor listrik yang terukur adalah 160A dan tahanannya 165 Ohm dan Cos φ = 0,616 Maka:

P = I2 x R x Cos φ = 1602 x 165 x 0,616 = 2601984 Watt

  • Hasil pengukuran pengecekan rutin pada motor induksi 3 phase hubungan bintang adalah 160 Ampere dan jika tegangan phasanya adalah 215 V dan Cos φ = 0,761. Berapa watt kah dayanya?

Jawab:

Jadi Pada hubungan bintang berlaku IL=Iph

P = 3 x Vph x Iph x Cos φ = 3 x 215 x 160A x 0,761 = 78535,2 watt

Hasil daya yang terhitung adalah 78535,2 Watt

15 ampere berapa watt

Pembahasan 15 Ampere berapa watt. Pada bab berikut ini kita akan melanjutkan hitungan 15 ampere ke watt.

Tegangan DC

Contoh:

  • Motor DC yang bekerja pada tegangan V=220 V dan arusnya terukur adalah 15 ampere, coba cari dayanya?

Maka

P = V x I = 220 V x 15 A = 3300 Watt

Jadi daya motor dc yang terhitung adalah 3300 watt

  • Rustam mengukur tahanan total dari rangkaian adalah R = 220 Ohm kemudian memberinya sumber arus 15 ampere DC, berapakah dayanya?

Maka

P = I2 x R = 152 x 220 Ohm = 49500 Watt

Daya listrik resistor tersebut adalah 49500 watt

Tegangan AC

  • Dari hasil pengecekan rutin ac central terukur arus 15A, tegangan kerja V=215 V AC dan Cos φ=0,715, hitung dayanya!

Maka

P = V x I x Cos φ

P = 215 x 15 A x 0,715 = 2305,875 Watt

Daya ac central tersebut adalah 2305,875 watt

  • Motor 1 phase yang putarannya melemah setelah pengecekan terdapat hasil 15 ampere dan mempunyai tahanan 115 Ohm dan Cos φ = 0,615. Hitung dayanya.

Maka:

P = I2 x R x Cos φ = 152 x 115 x 0,615 = 15913,125 Watt

 

  • Setelah melakukan pengukuran motor listrik 3 phase pada hubungan bintang terdapat data 15 Ampere dan jika tegangan phasa adalah 215 V dan Cos φ = 0,815. Berapa watt kah dayanya?

Jawab:

Sehingga pada hubungan bintang motor listrik 3 phase berlaku IL=Iph

P = 3 x Vph x Iph x Cos φ = 3 x 215 x 15 x 0,815 = 7885,125 watt

Jadi daya yang terhitung adalah 7885,125 watt

 

120 ampere berapa watt

Konversi 120 Ampere berapa watt? Berikut pembahasan yang akan kita lakukan adalah mengkonversi 120 ampere ke watt.

Tegangan DC

Contoh:

  • Sebuah rangkaian dc pada laboratorium terhubung dengan tegangan V=42 V dengan arus terukur adalah 120 ampere, hitung daya dcnya?

Maka

P = V x I = 42 V x 120 A = 5040 Watt

Daya yang terhitung adalah sebesar 5040 watt

  • Resistor geser dengan R = 37 Ohm kemudian teraliri arus  120 Ampere. berapa wattkah dayanya?

Maka

P = I2 x R = 1202 x 37 Ohm = 532800 Watt

Daya register geser tersebut adalah 532800 watt

Tegangan AC

  • Motor listrik dengan arus 120A, pada tegangan kerja V = 212 V AC dan Cos φ = 0,812, hitunglah dayanya!

Maka

P = V x I x Cos φ

P = 212V x 120A x 0,812 = 16773,71136 Watt

Daya motor listrik tersebut adalah 16773,71136 watt

  • Pada pengukuran arus boiler 120 ampere serta mempunyai tahanan 112 Ohm dan Cos φ = 0,912

Maka:

P = I2 x R x Cos φ = 1202 x 112 x 0,912 = 1470873,6

  • Pada motor induksi 3 phase terpasang beban listrik dan terhubung hubungan bintang dengan arus 120 Ampere jika tegangan phasa adalah 202 V dan Cos φ = 0,702. berapa watt kah dayanya?

Jawab:

Pada hubungan bintang berlaku IL=Iph

P = 3 x Vph x Iph x Cos φ = 3 x 202V x 120A x 0,702 = 51049,44 watt

Daya motor induksi 3 phase tersebut adalah 51049,44

 

Listrik 6 ampere berapa watt

Listrik 6 ampere berapa watt? Berikut contoh soal dan pembahasannya.

Tegangan DC

Contoh:

  • lampu mobil dc memiliki spesifikasi V=36 V dan arus 6 ampere, berapa daya dcnya?

Maka

P = V x I = 36 V x 6 A = 216 Watt

Daya lampu dc yang terhitung adalah 216 watt

  • Rangkaian dari beberapa resistor dengan total tahanan adalah R = 46 Ohm dan teraliri arus listrik 6 ampere dc. berapa daya dcnya?

Maka

P = I2 x R = 62 x 46 Ohm = 1656 Watt

Daya rangkaian dc tersebut adalah 1656 watt

Tegangan AC

  • Apabila mesin penggiling daging dengan data 6A, tegangan kerja V = 216 V AC dan Cos φ = 0,86, hitung dayanya!

Maka

P = V x I x Cos φ

P = 216 x 6A x 0,86 = 1114,56 Watt

Daya mesin penggiling daging adalah 1114,56 watt

  • Dus filter teraliri arus 6 ampere serta tahanan terukur adalah 126 Ohm dan Cos φ = 0,66. Hitung dayanya.

Maka:

P = I2 x R x Cos φ = 62 x 126 x 0,66 = 2993,76 Watt

  • Motor induksi 3 phase dipasang hubungan bintang 6 jika Vph adalah 206 V dan Cos φ = 0,76. berapa watt kah dayanya?

Jawab:

Pada hubungan bintang berlaku IL=Iph

P = 3 x Vph x Iph x Cos φ = 3 x 206 x 6 x 0,76 = 2818,08 watt

Jadi daya yang dihitung adalah 2818,08

 

Demikianlah artikel Hitungan ampere ke watt. Jika anda ragu dengan hasil perhitungan, anda bisa menggunakan kalkulator daya listrik pada tool yang sudah kami sediakan untuk mencari hasilnya.

Leave a Reply