Buatlah petunjuk cara menghindari bahaya listrik

Sekarang kita akan membahas artikel dengan judul buatlah petunjuk 15 cara menghindari bahaya listrik. Kita tahu bahwa listrik berbahaya bagi makhluk hidup, baik manusia maupun hewan. Bagi manusia dan hewan, listrik bisa menyebabkan kematian, luka bakar maupun trauma. Selain itu bahaya listrik juga dapat menyebabkan terjadinya kerugian materi yaitu berupa kebakaran.

Namun walaupun adanya bahaya listrik, hal ini tidak akan menyurutkan langkah kita untuk menggunakan listrik pada kehidupan kita sehari-hari. Berikut ini artikel buatlah petunjuk cara menghindari bahaya listrik:

Untuk menghindari bahaya listrik jagalah peralatan listrik agar tetap kering

Cara menghindari bahaya listrik pertama adalah menjaga peralatan listrik agar tetap kering. Air merupakan penghantar listrik yang sangat baik. Karena itu anda harus menjaga peralatan listrik agar tetap kering. Jangan sampai basah terkena air. Peralatan listrik yang basah bisa mengakibatkan konsleting atau jika tersentuh bisa mengakibatkan anda tersengat listrik.

Jika alat listrik tersebut basah anda bisa mengeringkan alat listrik tersebut, baik dengan cara mengelap, mengipas ataupun menjemurnya agar menjadi kering.  Namun sebelum anda mengeringkannya matikan dahulu peralatan listrik yang basah tersebut dengan cara memutuskan aliran listrik yang mengalir ke peralatan listrik tersebut, agar anda tidak tersengat listrik atau untuk menghindari terjadinya konsleting.

Matikan peralatan listrik yang mengalami gangguan

Jika terjadi gangguan pada peralatan listrik, seperti adanya asap, bau terbakar, atau mengeluarkan percikan api anda bisa mematikan MCB di meteran PLN atau MCB pada panel hubung bagi di dalam rumah anda. Setelah mematikan semua aliran listrik, carilah mana alat listrik yang terbakar, jika ketemu copot peralatan listrik tersebut dari sumbernya. Jika alat listrik yang terbakar adalah lampu, matikan saklar lampu tersebut. Namun jika peralatan listrik tersebut tidak bisa anda matikan sumber yang terhubung padanya, anda bisa mencari teknisi listrik untuk mencari sumber gangguan tersebut. Jangan anda tunggu, segera cari teknisi tersebut jangan hidupkan MCB yang terdapat di meteran sebelum gangguan tersebut di atasi. 

Jika terdapat gangguan pada Instalasi listrik serahkan pada ahlinya

Jika anda tidak mengerti tentang instalasi listrik, jangan coba-coba untuk memperbaiki gangguan yang terjadi pada instalasi listrik anda. Serahkan pada ahlinya yaitu teknisi listrik agar gangguan segera teratasi dan tidak menjadi resiko yang lebih besar lagi. Yang patut untuk anda perhatikan adalah jangan mencoba-coba.

Untuk menghidari bahaya listrik jangan melakukan kontak dengan listrik dalam area yang basah

Untuk menghindari bahaya listrik Jangan melakukan kontak dengan peralatan listrik yang terhubung listrik. Jika lantai basah atau terjadi banjir, jangan memaksa memegang peralatan listrik yang teraliri arus listrik. Jika memang terpaksa, jangan sampai kaki basah dan gunakan alas kaki yang terbuat dari bahan karet.

Gunakan stop kontak yang tertutup

JIka lingkungan anda adalah lingkungan yang banyak anak-anak misalnya taman kanak-kanak, anda harus menggunakan stop kontak yang memiliki penutup sehingga aman dari jangkauan anak-anak.

Perhatikan letak stop kontak

Letak stop kontak harus anda perhatikan. Menurut PUIL stop kontak terletak 1,2 meter dari permukaan lantai, tujuannya jika terjadi banjir, stop kontak tersebut tidak terkena air dan mengalami konsleting. Namun jika terpaksa meletakkan dekat dari permukaan lantai, gunakanlah stop kontak yang memiliki penutup agar aman dari jangkauan anak-anak

Pastikan arus beban listrik yang terpasang pada stop kontak tidak lebih besar dari kemampuan hantar arus stop kontak

Kita tahu bahwa arus listrik itu menyebabkan panas. Semakin besar ampere arus listrik, maka semakin tinggi suhu komponen yang dilaluinya. Karena itu perhatikan daya beban listrik yang terpasang pada stop kontak. Jangan memasang beban listrik yang mengkonsumsi arus listrik melebihi kemampuan stop kontak yang terpasang, atau jangan pasang beban listrik terlalu banyak pada stop kontak anda. Anda bisa melihat contohnya seperti berikut jika anda mempunyai kemampuan stop kontak 10 A (10 x 220 x 0,85 = 1870 Watt), jangan pasang 10 beban listrik dengan 300 W (10 x 300 W = 3000 W). Permisalan di atas stop kontak dengan kemampuan daya 1870 Watt dipasang beban listrik dengan daya 3000 W. Tentu akan membuat stop kontak terbakar. (Untuk mengetahui cara menghitung watt lihat artikel rumus daya listrik). Rata- rata ukuran kuat hantar arus stop kontak saat adalah 16 Ampere.

Pastikan arus beban listrik yang terpasang pada saklar tidak melebihi kemampuan hantar arus saklar

Beban listrik yang terpasang pada saklar haruslah memiliki arus yang di bawah kuat hantar arus saklar. Biasanya saklar seperti saklar tunggal mempunyai kemampuan hantar arus sebesar 6 A. Jadi pasanglah lampu atau beban listrik dengan konsumsi arus di bawah kemampuan kontak saklar. Hal ini bertujuan agar saklar tidak terbakar.  

Perhatikan kabel listrik yang anda gunakan

Seperti halnya saklar, kabel listrikpun memiliki kemampuan hantarnya. Tidak semua kabel bisa kita hubungkan peralatan listrik, kenapa? karena jika arus listrik yang dibutuhkan oleh beban lebih besar dari kabel maka akan menyebabkan kabel listrik meleleh dan terbakar.

Hati-hati dengan tegangan listrik yang tidak stabil

Tegangan listrik yang tidak stabil bisa membahayakan peralatan listrik anda. Akibat listrik yang tidak stabil menyebabkan alat listrik berumur pendek sehingga cepat rusak. Untuk mengatasi hal ini, anda bisa membeli stabilizer yang berguna untuk menstabilkan tegangan listrik.

Gunakan grounding pada instalasi listrik anda

Grounding merupakan komponen listrik yang sangat berguna untuk instalasi anda. Grounding bisa mengamankan dari dari bahaya tegangan langkah yang disebabkan oleh petir. Selain itu, grounding juga dapat menghilangkan tegangan bocor yang terdapat pada bodi peralatan listrik. Contoh tegangan bocor pada peralatan listrik seperti ketika menyentuh bodi kulkas kadang kalau grounding tidak baik maka kita akan tersengat listrik .

Pasang Proteksi pada instalasi listrik anda

Banyak proteksi yang dijual orang saat ini, seperti MCB, ELCB, Sekering dan lain sebagainya. MCB (Miniature Circuit Breaker) berguna untuk membatasi arus listrik yang mengalir pada instalasi listrik. ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker) adalah alat proteksi yang berguna melindungi apabila terdapat kebocoran aliran listrik ke ground (bumi), jika kita menyentuh kabel bertegangan listrik dan kaki kita menyentuh tanah (bumi) maka ELCB ini akan trip. Sekering berguna untuk proteksi apabila terjadi hubung singkat (konsleting). Terkadang orang mengganti fungsi sekering dengan MCB, memang hampir sama namun respon waktu tripnya lebih cepat sekering. Dan ada banyak peralatan proteksi lainnya.  

Cek keadaan sekitar anda apakah ada tegangan listrik yang bocor.

Ketika anda bekerja pastikan keadaan sekitar apakah ada tegangan listrik yang bocor. Ada beberapa alat yang bisa anda gunakan untuk mengecek tegangan listrik yang bocor. Misalnya ketika anda ingin naik atap, anda bisa mengecek apakah rangka baja ringan atau seng atap teraliri arus listrik dengan menggunakan tespen induksi (lebih baik) atau tespen biasa. Penggunaan tespen induksi lebih baik jika yang kita cek adalah tegangan bocor dengan voltase yang tinggi, karena kalau menggunakan tespen biasa yang langsung disentuhkan ke bagian yang akan kita periksa tentu akan membuat kita tersengat listrik, karena isolasi tespen biasa tidak bisa digunakan untuk tegangan yang tinggi.

Jika anda tidak memiliki alat untuk memeriksa tegangan, anda bisa menggunakan punggung telapak tangan 

Anda bisa menggunakan punggung telapak tangan untuk mengecek apakah ada tegangan pada material yang anda periksa. Namun pastikan tegangan yang akan anda periksa tersebut hanya 220 V. Namun cara memeriksa seperti ini lebih beresiko karena anda pasti tersengat listrik. Tujuan menggunakan punggung telapak tangan adalah agar ketika menyentuh material bertegangan tangan reflek melepasnya (tidak lengket pada material yang bertegangan)

Gunakan sandal jepit karet saat naik ke atas atap

Anda bisa menggunakan sandal jepit karet saat naik ke atas atap untuk menghindari tersentuh  kabel yang robek di atas atap

Demikianlah artikel dengan judul buatlah petunjuk cara menghindari bahaya listrik. Semoga dengan artikel ini anda bisa menjaga keselamatan baik materi maupun imateril.

Leave a Reply