Arti Kode Pada MCB

Kode MCB. Jika rumah kita sudah terpasang listrik dari PLN, tentu kita sudah tidak asing lagi dengan nama MCB. Anggaplah kita tidak mengetahui namanya, namun secara fisik bentuknya sudah kita kenal, karena mcb ini terpasang pada meteran listrik PLN di rumah kita. Setelah mengetahui pengertian MCB adalah, fungsi dan cara kerjanya dari artikel saya sebelumnya.  Sekarang kita akan membahas kode yang tertera di bodi MCB. Pada bodi mcb terdapat beberapa tulisan yang berupa kode atau dengan istilah keteknikannya kita dengar dengan nama spesifikasi mcb.  Adapun kode-kode mcb tersebut bisa kita lihat pada gambar di bawah ini.

 

Kode MCB

Kode MCB

Spesifikasi / Kode MCB

Baiklah kita akan mengambil contoh spesifikasi (spek) MCB pada gambar di atas. Spek yang terdapat pada bodi MCB ini dibuat oleh perusahaan dengan tujuan agar pembeli bisa memilih MCB berdasarkan kebutuhannya. Ada terdapat 9 kode yang terdapat pada gambar di atas, yang mana di antaranya adalah:

Merek MCB

Di pasaran banyak bermunculan berbagai merek MCB mulai dari merek yang terkenal hingga MCB dengan merek keluaran terbaru. Merek yang terkenal selain harganya lebih tinggi dari merek  biasa, namun juga sudah teruji oleh penggunanya karena merek yang terkenal biasanya sudah lama dan berpengalaman di bidangnya. Selain itu merek-merek yang terkenal juga telah mengalami penyempurnaan teknologi. Jika anda ingin membeli MCB dengan kualitas dan mutu yang sudah berpengalaman di bidangnya, anda bisa membeli mcb dengan merek merek terkenal seperti Merlin Gerin, schneider, ABB dan banyak merek terkenal lainnya. Anda bisa melihat mereknya terdapat pada spesifikasi MCB.

Jenis Device Proteksi System MCB

Jenis device proteksi system MCB terdiri dari berbagai macam menurut produk masing-masing perusahaan yang memproduksinya. Multi9 adalah salah satu jenis device proteksi system produk mcb keluaran merlin gerin yang mungkin berbeda dengan produk MCB dari perusahaan yang berbeda.

No. Model MCB

Tiap-tiap produk mcb yang ada di pasaran sudah memiliki no. modelnya masing-masing. Penomoran Nomor Model ini berdasarkan alat-alat hasil produk perusahaan MCB. Pada gambar MCB di atas, spesifikasi nomor produk MCB adalah NC45a.

Jenis (Tipe MCB) dan batas arus MCB

Terdapat dua artian dalam satu kode C32 yang terpadat pada MCB yang mana C adalah jenis (tipe) MCB dan 32 adalah besar batas arus MCB dalam ampere. 

Tipe MCB dan Fungsinya

Ada beberapa tipe mcb dan fungsinya. Tipe atau macam mcb ini berbeda antara satu dan lainnya sesuai dengan karakteristik pemutusan sambungan switch terhadap listrik. Adapun tipe mcb dan fungsinya menurut Electrical Equipment A Field Guide oleh B. Koti Reddy adalah :

Tipe B MCB

Maksud dari Tipe B ini trip terjadi bila arus 3 hingga 5 kali dari arus yang tertera pada MCB. Waktu trip MCB ini adalah 0,04 hingga 13 detik. MCB tipe ini pengunaannya pada beban resistif seperti penerangan. Contohnya adalah B32, ini berarti MCB akan trip pada arus (32×3) hingga (32×5) yaitu 96A hingga 160A.

Tipe C MCB

Maksud tipe C ini tripnya pada 5 sampai 10 kali besar arus mengalir sesuai spek MCB. Waktu trip MCB adalah 0,04 hingga 5 detik. Penggunaan MCB tipe ini pada beban induktif sedang seperti rangkaian kontrol dan penerangan. Contohnya C32, ini berarti MCB akan trip jika arus listrik yang mengalir pada MCB sebesar (32 x 5)A hingga (32 x 10)A yaitu 160A hingga 320A.

Tipe D MCB

Tipe D adalah trip terjadi bila arus 10 hingga 20 kali dari besar arus yang terdapat pada spesifikasi MCB. Waktu trip antara 0,04 hingga 3 detik. Tipe ini penggunaannya pada beban-beban listrik induktif dan kapasitif tinggi seperti motor-motor dan trafo-trafo. Contoh kodenya adalah D32 berarti MCB akan trip jika arus yang mengalir pada MCB di antara (32×10) hingga (32×25) yaitu 320 hingga 800 Ampere.

Tipe K MCB

Tipe K adalah trip terjadi jika besarnya arus di antara 8 hingga 12 kali dari besarnya nilai arus pada bodi MCB. Jadi tipe ini digunakan pada beban listrik induktif tinggi seperti motor-motor dan trafo-trafo. Waktu trip lebih kecil dari 0,1 detik.

Tipe Z MCB

Tipe Z adalah trip terjadi bila arus berkisar antara 2 hingga 3 kali dari nilai arus pada bodi MCB. Adapun tipe ini penggunaannya untuk hubung singkat dengan waktu yang sangat cepat seperti pada rangkaian tenaga listrik . Waktu trip adalah kecil dari 0,1 detik.

 

Batas Arus MCB

Batas arus sangat penting untuk anda tentukan ketika akan membeli MCB. Kenapa demikian? Karena jika sembarangan dalam menentukan batas arus pada MCB, maka MCB tidak akan bekerja dengan semestinya. Jika anda memasang MCB lebih kecil dari kebutuhan anda, maka MCB akan selalu trip. Sedangkan ketika anda memilih batas arus MCB yang terlalu besar dan terjadi kelebihan arus maka mcb tidak akan trip. Hal ini bisa menyebabkan kabel yang terpasang meleleh (jika besar penampang kabel tidak sesuai dengan batas arus pada MCB).

Berikut batas arus pada MCB yang terdapat di pasaran  2A, 4A, 6A, 10A, 13A, 16A, 20A, 25A, 32A, 40A, 50A, 63A, 80A, 100A hingga hanya sampai 125A. Untuk MCB jika di atas 100A sebaiknya menggunakan MCCB (MCCB memiliki fungsi sama dengan MCB). Ukuran batas arus MCCB minimal 100A. Namun bentuk fisik / bodinnya berukuran lebih besar sehingga panel listrik yang anda butuhkan tentu lebih besar. Untuk menentukan batas arus MCB gunakan perhitungan yang sesuai dengan luas penampang kabel dan beban listrik yang terpasang. 

Tegangan Kerja MCB

MCB memiliki tegangan kerja sendiri. Hal ini tentu sesuai dengan desain yang telah ditentukan oleh perusahaan yang memproduksi MCB tersebut. JIka kita memilih MCB yang tegangan kerjanya tidak sesuai dengan tegangan yang terpasang di rumah kita, maka MCB tidak akan bekerja sebagaimana mestinya.

Kapasitas breaking MCB

Kapasitas breaking MCB adalah kemampuan atau daya tahan MCB sanggup teraliri arus listrik. Contoh dapat kita lihat pada gambar MCB di atas tertera  4500, ini artinya MCB tersebut masih mampu teraliri arus listrik hingga maksimal 4500A dan akan rusak apabila arus listrik yang mengalirinya lebih dari 4500A.

Kelas Energi MCB

Kelas energi MCB adalah spesifikasi dari MCB yang melambangkan karakteristik dari besar energi maksimum arus listrik yang bisa melalui MCB. Pengelompokkan Kelas Energi terbagi menjadi 3 kelas di antaranya adalah kelas 1, 2 dan 3. Kelas 3 merupakan kelas yang paling baik karena memungkinkan energi yang dapat melaluinya dengan nilai 1,5L joule/detik

Lulus Uji MCB

Lulus uji MCB adalah spesifikasi dari MCB yang memuat telah lulus uji lembaga pengujian. Pada MCB tersebut terdapat lembaga pengujian antara lain LMK, SPLN 108, SLI 175, IEC 898.

No Catalog

Adalah nomor catalog dari MCB. No Catalog ini adalah nomor catalog MCB pada perusahaan yang memproduksinya.

 

Demikianlah artikel tentang kode MCB yang saya jelaskan di atas. Semoga dapat menambah pengetahuan anda tentang MCB.

Leave a Reply