KHA kabel menurut Standar Nasional Indonesia (SNI)

KHA kabel atau dikenal juga dengan nama KHA penghantar. Baiklah, Kalau kita lihat pada PUIL 2000, KHA merupakan singkatan dari Kemampuan Hantar Arus. Pada PUIL 2011, KHA merupakan singkatan dari Kapasitas Hantar Arus. Namun sebagian orang yang berkecimpung di dunia kelistrikan mengenal KHA dengan nama Kuat Hantar Arus. Selanjutnya maksud dari Kabel atau penghantar adalah sebuah media / alat yang berguna untuk menghantarkan/menyalurkan arus listrik. Jadi arti umum dari KHA kabel adalah kemampuan / kuat / kapasitas kabel dalam menyalurkan arus listrik.

Kuat Hantar Arus Kabel

Setelah melihat bahasan awal yang terdapat di atas, maka maksud dari kuat hantar arus kabel adalah kekuatan atau kemampuan kabel listrik dalam menghantarkan atau melewatkan arus listrik. Seperti yang kita ketahui bahwa semakin besar arus listrik yang melewati sebuah kabel maka suhu pada kabel tersebut akan semakin meningkat. Maka untuk mengetahui hal tersebut dilakukanlah pengujian.

Untuk menentukan kekuatan penghantar arus kabel, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan, antara lain:

  1. Ukuran kabel: Ukuran kabel diukur dalam satuan milimeter persegi (mm²) atau American Wire Gauge (AWG). Semakin besar ukuran kabelnya, semakin besar pula kemampuannya dalam menghantar arus listrik.
  2. Bahan konduktor: Kabel yang baik untuk menghantar arus listrik umumnya menggunakan tembaga atau aluminium sebagai bahan konduktor. Tembaga memiliki konduktivitas yang lebih baik daripada aluminium, sehingga kabel tembaga lebih efisien dalam menghantar arus.
  3. Panjang kabel: Semakin panjang kabel yang digunakan, semakin besar pula resistansi kabelnya. Resistansi kabel dapat menyebabkan penurunan tegangan dan pengurangan kekuatan penghantar arusnya. Oleh karena itu, penggunaan kabel yang lebih tebal biasanya diperlukan untuk jarak yang lebih jauh.
  4. Suhu lingkungan: Suhu lingkungan juga dapat memengaruhi kekuatan penghantar arus kabel. Peningkatan suhu dapat menyebabkan kabel mengalami peningkatan resistansi, yang pada gilirannya dapat membatasi kekuatan penghantar arusnya. Kabel yang dirancang untuk digunakan pada suhu tinggi biasanya memiliki konstruksi yang lebih tahan terhadap panas.
  5. Beban arus: Kekuatan penghantar arus kabel juga tergantung pada beban arus yang mengalir melaluinya. Kabel harus memiliki kapasitas yang cukup untuk menangani arus yang diharapkan tanpa mengalami pemanasan berlebih atau penurunan tegangan yang signifikan.

Penting untuk mencocokkan ukuran kabel dengan kebutuhan penghantar arus yang diinginkan dan mematuhi standar dan peraturan yang berlaku di wilayah Anda. Dalam situasi yang lebih rumit atau untuk kebutuhan khusus, disarankan untuk berkonsultasi dengan seorang profesional listrik atau insinyur untuk menentukan ukuran dan jenis kabel yang tepat untuk aplikasi Anda.

KHA Kabel PUIL

Di Indonesia saat ini besarnya KHA kabel sudah ditentukan oleh peraturan kelistrikan yaitu PUIL. KHA dari penghantar (kabel) dapat kita lihat pada  PUIL 2011 yang mana di dalamnya membahas tentang KHA kabel. Pada PUIL 2011 amandemen 1 yang merupakan acuan dari SNI 0225:2011/Amd 1:2013. Aturan di dalamnya berisi tentang penggunaan luas penampang kabel listrik sesuai dengan KHA listrik yang melalui kabel tersebut.

Setiap luas penampang penghantar mempunyai KHA nya masing-masing. Besar KHA penghantar tergantung dari arus listrik yang melewatinya.

Tabel KHA Kabel

Untuk mengetahui KHA kabel, anda bisa melihat pada tabel KHA Kabel PUIL 2011 di bawah ini:
Tabel 7.3-1 KHA terus menerus yang diperbolehkan dan proteksi untuk kabel instalasi inti tunggal berinsulasi PVC pada suhu ambien 30 °C dan suhu konduktor maksimum 70 °C
Jenis Konduktor Luas penampang nominal

 

 

 

mm2

KHA Terus Menerus KHA Pengenal gawai proteksi
Pemasangan dalam konduit(x) sesuai 7.13

A

Pemasangan di udara(xx) sesuai 7.12.1

 

A

Pemasangan dalam conduit

 

A

Pemasangan di udara

 

 

A

1 2 3 4 5 6
 

 

 

 

NYFA

NYFAF

NYFAZ

NYFAD

NYA

NYAF

 

NYFAw

NYFAFw

NYFAZw

NYFADw

Dan NYL

 

 

 

 

 

 

0,5

0,75

 

1

1,5

2,5

 

4

6

10

 

16

25

35

 

50

70

95

 

120

150

185

 

240

300

400

 

500

2,5

7

 

11

15

20

 

25

33

45

 

61

83

103

 

132

165

197

 

235

 

 

15

 

19

24

32

 

42

54

73

 

98

129

158

 

198

245

292

 

344

391

448

 

5285

608

726

 

830

2

4

 

6

10

16

 

20

25

35

 

50

63

80

 

100

125

160

 

250

 

 

10

 

10

20

25

 

35

50

63

 

80

100

125

 

160

200

250

 

315

315

400

 

400

500

630

 

630

CATATAN :
(x) Untuk satu atau lebih kabel tunggal tanpa selubung
(xx) Untuk kabel tunggal dengan jarak sekurang-kurangnya sama dengan diameternya

 

Tabel 7.3-4 KHA terus menerus yang diperbolehkan untuk kabel instalasi berinsulasi dan berselubung PVC, serta kabel fleksibel dengan voltase pengenal 230/400 (300) volt dan 300/500 (400) volt pada suhu ambien 30 °C, dengan suhu konduktor maksimum 70 °C

Jenis Kabel Luas Penampang

 

mm2

KHA terus menerus

 

A

KHA Pengenal gawai proteksi

 

A

1 2 3 4
 

 

NYIF
NYIFY
NYPLYw
NYM/NYM-0
NYRAMZ
NYRUZY
NYRUZYr
NHYRUZY
NHYRUZYr
NYBUY
NYLRZY, dan
Kabel fleksibel
berinsulasi PVC

1,5

2,5

4

 

6

10

16

 

25

35

50

 

70

95

120

 

150

185

240

 

300

400

500

18

26

34

 

44

61

82

 

108

135

168

 

207

250

292

 

335

382

453

 

504

10

20

25

 

35

50

63

 

80

100

125

 

160

200

250

 

250

315

400

 

400

Tabel 7.3-5a KHA terus menerus untuk kabel tanah inti tunggal, berkonduktor tembaga, berinsulasi dan berselubung PVC, dipasang pada sistem a.s. dengan voltase kerja maksimum 1,8 kV; serta untuk kabel tanah 2-inti, 3-inti dan 4-inti berkonduktor tembaga, berinsulasi dan berselubung PVC yang dipasang pada sistem a.b. trifase dengan voltase pengenal 0,6/1 kV (1,2 kV), pada suhu ambien 30 °C.

Jenis kabel Luas penampang

 

mm2

KHA terus menerus
Inti tunggal 2-inti 3-inti dan 4-inti
Di tanah

 

A

Di udara

 

A

Di tanah

 

A

Di udara

 

A

Di tanah

 

A

Di udara

 

A

1 2 3 4 5 6 7 8
 

 

NYY

NYBY

NYFGbY

NYRGbY

NYCY

NYCWY

NYSY

NYCEY

NYSEY

NYHSY

NYKY

NYKBY

NYKFGbY

NYKRGbY

1,5

2,5

4

 

6

10

16

 

25

35

50

 

70

95

120

 

150

185

240

 

300

400

500

40

54

70

 

90

122

160

 

206

249

296

 

365

438

499

 

561

637

743

 

843

986

1125

26

35

46

 

58

79

105

 

140

174

212

 

269

331

386

 

442

511

612

 

707

859

1000

 

31

41

54

 

68

92

121

 

153

187

222

 

272

328

375

 

419

475

550

 

525

605

20

27

37

 

48

66

89

 

118

145

176

 

224

271

314

 

361

412

484

 

590

710

26

34

44

 

56

75

98

 

128

157

185

 

228

275

313

 

353

399

464

 

524

600

18.5

25

34

 

43

60

80

 

106

131

159

 

202

244

282

 

324

371

436

 

481

560

CATATAN:
KHA terus menerus kabel tanah ini dihitung berdasarkan kondisi tersebut dalam 7.3.4.2
dan 7.3.4.4.

 

Tabel 7.3-5b KHA terus menerus untuk kabel tanah inti tunggal, berkonduktor aluminium, berinsulasi dan berselubung PVC, dipasang pada sistem arus searah dengan voltase kerja maksimum 1,8 kV; serta untuk kabel tanah 2-inti, 3-inti dan 4-inti berkonduktor aluminium, berinsulasi dan berselubung PVC yang dipasang pada sistem arus trifase dengan voltase pengenal 0,6/1 kV (1,2 kV), pada suhu ambien 30 °C

Jenis kabel Luas penampang nominal

 

mm2

KHA terus menerus
Berinti tunggal Berinti dua Berinti tiga dan empat
Di tanah

 

A

Di udara

 

A

Di tanah

 

A

Di udara

 

A

Di tanah

 

A

Di udara

 

A

1 2 3 4 5 6 7 8
 

 

 

NAYY

NAYBY

NAYFGbY

NAYRGbY

NAYCY

NAYCWY

NAYSY

NAYCEY

NAYSEY

Dan

NAYHSY

4

 

6

10

16

 

25

35

50

 

70

 

95

120

 

150

185

240

 

300

400

500

45

 

57

76

102

 

134

180

215

 

265

 

319

683

 

409

464

543

 

615

719

821

36

 

45

62

82

 

125

145

176

 

224

 

271

314

 

361

412

484

 

548

666

776

36

 

45

61

79

 

102

125

147

 

178

 

218

245

 

280

316

369

 

414

481

29

 

37

51

70

 

91

113

138

 

174

 

210

244

 

281

320

378

 

460

550

32

 

40

53

69

 

93

111

133

 

165

 

198

227

 

254

290

341

 

387

446

26

 

34

46

62

 

83

102

124

 

158

 

190

221

 

252

289

339

 

377

444

CATATAN

KHA terus-menerus kabel tanah ini dihitung berdasarkan kondisi tersebut dalam 7.3.4.2
dan 7.3.4.4.

 

Tabel 7.3-7a KHA terus menerus untuk tiga kabel tanah inti tunggal, berkonduktor tembaga, berinsulasi dan berselubung PVC, dengan voltase pengenal 0,6/1 kV yang dipasang sejajar pada suatu sistem trifase pada suhu ambien 30 °C

Jenis Kabel Luas penampang nominal KHA terus menerus
Voltase pengenal 0,61/1kV (1,2 kV)
Di tanah Di udara
1 2 3 4
 

 

NYY
NYCY
NYCWY
NYHSY
NYSY
NYKY
NYSKY
NYKBY
NYSKBY

16

 

25

35

50

 

70

95

120

 

150

185

240

 

300

400

500

119

 

153

183

216

 

265

316

359

 

402

454

527

 

544

686

774

103

 

137

169

206

 

261

321

374

 

428

494

590

 

678

817

940

CATATAN:

KHA terus menerus kabel tanah ini dihitung berdasarkan kondisi tersebut dalam 7.3.4.2 dan 7.3.4.4.

 

Tabel 7.3-7b KHA terus menerus untuk tiga kabel tanah inti tunggal, berkonduktor aluminium berinsulasi dan berselubung PVC, dengan voltase pengenal 0,6/1 kV (1,2 kV) yang dipasang sejajar pada suatu sistem trifase pada suhu ambien 30 °C

 

Jenis Kabel Luas penampang nominal KHA terus menerus
Voltase pengenal 0,61/1kV (1,2 kV)
Di tanah Di udara
1 2 3 4
 

 

NAYY
NAYCY
NAYCWY
NAYHSY
NAYSY
NAYKY
NAYSKY
NAYKBY
NAYSKBY

16

 

25

35

50

 

70

95

120

 

150

185

240

 

300

400

500

 

141

168

 

204

245

279

 

312

353

410

 

464

538

610

 

131

160

 

202

249

291

 

333

384

460

 

530

642

744

CATATAN:

KHA terus menerus kabel tanah ini dihitung berdasarkan kondisi tersebut dalam 7.3.4.2 dan 7.3.4.4.

 

Tabel 7.3-8a KHA terus menerus untuk tiga kabel tanah inti tunggal, berkonduktor tembaga berinsulasi dan berselubung PVC, tidak berperisai, dengan voltase pengenal 0,6/1 kV (1,2 kV) yang dipasang terikat membentuk suatu sistem trifase, pada suhu ambien 30 °C

Jenis Kabel Luas penampang nominal KHA terus menerus
Voltase pengenal 0,61/1kV (1,2 kV)
Di tanah Di udara
1 2 3 4
 

 

NYY
NYCY
NYCWY
NYHSY
NYSY

16

 

25

35

50

 

70

95

120

 

150

185

240

 

300

400

500

100

 

129

155

183

 

225

270

306

 

344

389

452

 

509

587

656

89

 

118

145

176

 

224

271

314

 

361

412

484

 

549

657

749

CATATAN:
KHA terus menerus kabel tanah ini dihitung berdasarkan kondisi tersebut dalam 7.3.4.2 dan 7.3.4.4.

 

Tabel 7.3-8b KHA terus menerus untuk tiga kabel tanah inti tunggal, berkonduktor aluminium berinsulasi dan berselubung PVC, tidak berperisai, dengan voltase pengenal 0,6/1 kV (1,2 kV) yang dipasang terikat (trefoil) membentuk suatu sistem trifase, pada suhu ambien 30 °C

Jenis Kabel Luas penampang nominal KHA terus menerus
Voltase pengenal 0,61/1kV (1,2 kV)
Di tanah Di udara
1 2 3 4
 

 

NAYY
NAYCY
NAYCWY
NAYHSY
NAYSY

16

 

25

35

50

 

70

95

120

 

150

185

240

 

300

400

500

 

119

142

 

175

210

239

 

268

304

355

 

401

466

528

 

113

138

 

174

210

244

 

281

320

378

 

433

523

603

CATATAN:

KHA terus menerus kabel tanah ini dihitung berdasarkan kondisi tersebut dalam 7.3.4.2
dan 7.3.4.4.

 

Tabel 7.3-9a KHA terus menerus untuk tiga kabel tanah, berkonduktor tembaga berinsulasi XLPE, berpelindung bebat tembaga serta berselubung PVC dengan voltase pengenal 0,6/1 kV (1,2 kV) yang dipasang sejajar pada suatu sistem trifase pada suhu ambien 30 °C atau suhu tanah 30 °C

Jenis kable voltase rendah Luas penampang nominal KHA terus menerus
Inti tunggal(*) Berinti dua(*) Berinti tiga empat(*)
Di tanah Di udara Di tanah Di udara Di tanah Di udara
1 2 3 4 5 6 7 8
N2XY

N2XB(Al)Y

N2XSY

N2XSB(Al)Y

N2XFGbY

N2XRGbY

1,5

2,5

4

6

10

16

25

35

50

70

95

120

150

185

240

300

400

500

43

58

76

95

128

169

220

265

316

385

465

531

597

680

790

901

1032

1180

35

43

57

72

98

132

187

217

263

331

408

474

550

633

750

871

1019

1188

33

44

58

72

97

128

167

201

239

295

355

404

458

516

600

695

27

36

48

61

83

113

150

186

226

290

353

413

468

540

590

745

29

38

49

60

97

108

141

170

201

249

299

340

381

434

506

585

23

32

41

52

71

96

130

159

193

245

302

349

400

464

552

640

CATATAN :
– KHA terus-menerus kabel tanah ini dihitung berdasarkan kondisi tersebut dalam 7.3.6.2 dan 7.3.6.4
– Jarak minimum antar kabel 7 cm

 

Tabel 7.3-12a KHA terus menerus kabel pilin udara berkonduktor aluminium atau tembaga, berinsulasi XLPE atau PVC dengan voltase pengenal 0,6/1 kV (1,2 kV), untuk saluran voltase rendah dan saluran pelayanan, pada suhu ambien maksimum 30°C

Jenis kabel Penampang nominal KHA terus menerus Penggunaan
1 2 3 4
NFA2X 2 x 25 + 25

2 x 35 + 25

2 x 50 + 35

2 x 70 + 50

2 x 95 + 70

 

3 x 25 + 25

3 x 35 + 25

3 x 50 + 35

3 x 70 + 50

3 x 95 + 70

 

103

125

154

196

242

 

s.d.a

 

Saluran voltase rendah
3 x 25 + 25 + 2 x 16

3 x 35 + 25 + 2 x 16

3 x 50 + 35 + 2 x 16

3 x 70 + 50 + 2 x 16

3 x 95 + 70 + 2 x 16

 

s.d.a
2 x 10 re

2 x 10 rm

2 x 16 rm

4 x 10 re

4 x 10 rm

4 x 16 rm

4 x 25 rm

 

54

54

72

54

54

72

102

 

Saluran pelayanan
2 x 6 re

2 x 6 rm

2 x 10 re

2 x 10 rm

2 x 16 rm

4 x 6 re

4 x 6 rm

4 x 10 re

4 x 10 rm

4 x 16 rm

4 x 25 rm

 

54

54

73

73

97

54

54

73

73

97

133

NFAY 2 x 10 re

2 x 10 rm

2 x 16 rm

4 x 6 re

4 x 6 rm

4 x 16 rm

4 x 25 rm

42

42

58

42

42

58

75

NFY 2 x 6 re

2 x 6 rm

2 x 10 re

2 x 10 rm

4 x 6 re

4 x 6 rm

4 x 10 re

4 x 10 rm

4 x 16 rm

4 x 25 rm

42

42

60

60

42

42

60

60

75

107

KHA Kabel Twisted

KHA kabel twisted dikenal juga dengan KHA Kabel NFA2X. KHA kabel tersebut dapat dilihat pada tabel Tabel 7.3-12a.

 

Demikianlah artikel tentang KHA kabel. Penggunaan kabel listrik secara benar sesuai beban listrik yang terpasang, dapat menghemat listrik, artikel tersebut dapat anda lihat pada birolistrikdotcom dengan judul cara menghemat listrik. Semoga artikel ini dapat membantu

 

About the author

Dedy Fermana, yang lebih akrab disapa Dedy, adalah Seorang Content Artikel di Birolistrik. Ia suka mengikuti tren seputar teknologi seperti kelistrikan, Pendingin (AIr Conditioner), PLC, SEO. Melalui tutorial Birolistrik ini, Dedy ingin berbagi informasi dan membantu pembaca untuk menyelesaikan masalah yang dialami seputar artikel.

Leave a Reply